Tidak ada sistem atau infrastruktur yang dijamin bebas dari error, termasuk dalam hal penggunaan VPS untuk menghosting web ataupun database ataupun aplikasi lainnya. Galat pada VPS yang terjadi bisa disebabkan oleh banyak faktor, misalnya karena kesalahan dalam konfigurasi, kesalahan saat setup dan instalasi, setingan yang sudah outdated, server mengalami downtime, aplikasi crash, injeksi malware/script jahat, hacking dan seterusnya.

Diagnosa dan identifikasi perlu dilakukan dengan cepat dan akurat untuk menemukan penyebab terjadinya error. Hal ini untuk meminimalisir downtime berkepanjangan yang dapat menurunkan reputasi dan bagi yang menjalankan bisnis online akan mengurangi profit secara signifikan.

Satu jenis error bisa diakibatkan oleh beberapa sebab berbeda, jadi tidak mesti error X disebabkan oleh faktor Y. Contoh yang sering kita temui pada webserver adalah galat dengan kode 500 yaitu: Internal Server Error. Suatu kondisi yang sangat mengesalkan dan memalukan. Pesan error yang muncul pada browserpun sangat minim petunjuk sehingga diperlukan langkah khusus untuk menemukan pemicunya. Error jenis ini bisa disebabkan oleh beberapa hal, misal: disk penuh, inode penuh, script yang korup (tidak sengaja terhapus baris atau syntax tertentu), salah permission, salah ownership, bahkan bisa juga karena malware.

Masih banyak lagi tipe error yang dapat terjadi pada webserver/database/nameserver/php, seperti:

  • 404 not found
  • 403 forbidden
  • 413 request entity too large
  • White screen of death
  • Error establishing a database connection
  • Permission denied
  • Fatal error: Allowed memory exhausted
  • Panel (cPanel, Webmin, Webuzo, CWP, dll) tidak dapat diakses
  • Tidak dapat login ke dashboard WordPress
  • Domain tidak resolved ke ip
  • Redirect karena malware
  • dan lain sebagainya.

SERVERS.id dapat membantu Anda mendiagnosa penyebab error dan sekaligus melakukan langkah-langkah fix sehingga VPS Linux Anda dapat running seperti semula.

Karena tiap server memiliki spesifikasi dan setingan yang unik maka tahap identifikasi bisa memakan waktu yang berbeda-beda. Umumnya error yang terjadi dapat terdiagnosa pemicunya dalam waktu 15 menit – 1 jam, namun dalam beberapa insiden tertentu waktu yang dibutuhkan dapat lebih lama dari rentang tersebut.

Segera kontak SERVERS.id apabila Anda galau karena error sedang terjadi di VPS. Tidak perlu menebak-nebak atau menerka yang justru akan semakin memperlama downtime.

Troubleshoot Request (klik di sini!)