Cara Pointing Domain Menggunakan NameServer Daemon (NSD)

Ada banyak cara untuk mengarahkan atau pointing suatu domain ke ip sebuah server. Misalnya dengan menggunakan layanan seperti Cloudflare, bisa juga menggunakan DNS provider pihak ketiga seperti ClouDNS, dll. Cara lainnya yaitu dengan memiliki server yg berfungsi sebagai DNS.

Cara terakhir yg disebut di atas bisa dengan mudah dikerjakan. Yaitu misal dengan menginstal BIND atau NSD pada sebuah VPS. Pada postingan ini saya akan berbagi tentang cara setup NSD di VPS Debian 12.

      1. Siapkan sebuah VPS dengan OS Debian 12, kalo belum silakan deploy di sini
      2. Login root, sebagai contoh ip servernya adalah 168.119.106.52
      3. Jalankan apt update -y
      4. Jalankan apt upgrade -y
      5. Memulai instalasi NSD apt install -y nsd
      6. cd /etc/nsd
      7. Simpan config default mv nsd.conf nsd.conf.bak
      8. Bikin config baru vim nsd.conf
      9. Isinya:server:
        ip-address: 168.119.106.52
        hide-version: yes
        ip4-only: yes
        database: "https://servers.b-cdn.net/var/lib/nsd/nsd.db"
        identity: ""
        server-count: 1
        pidfile: "https://servers.b-cdn.net/var/run/nsd/nsd.pid"
        port: 53
        zonesdir: "/etc/nsd/master"
      10. Bikin direktori untuk simpan zone file: mkdir /etc/nsd/master
      11. Setelah saved, lanjutkan systemctl enable nsd
      12. Kemudian systemctl start nsd
      13. Apakah sudah running? systemctl status nsd
      14. Jika begini maka nsd telah aktif
      15. Karena pada contoh ini hanya ada satu domain yg dipointing maka saya akan edit nsd.conf lagi menjadi seperti ini:
        ip-address: 168.119.106.52
        hide-version: yes
        ip4-only: yes
        database: "https://servers.b-cdn.net/var/lib/nsd/nsd.db"
        identity: ""
        server-count: 1
        pidfile: "https://servers.b-cdn.net/var/run/nsd/nsd.pid"
        port: 53
        zonesdir: "/etc/nsd/master"
        
        zone:
        name: "eudns.ch"
        zonefile: "eudns.ch.zone"
        

        Save kembali. Kemudian masuk ke direktori /etc/nsd/master dan buat file bernama eudns.ch.zone yg isinya:

        ; NSD data file for eudns.ch
        ;
        $TTL    3h
        @       IN      SOA     ns1.eudns.ch. admin.eudns.ch. (
        1        ; Serial
        3h       ; Refresh after 3 hours
        1h       ; Retry after 1 hour
        1w       ; Expire after 1 week
        1h )     ; Negative caching TTL of 1 day
        ;
        @       IN      NS      ns1.eudns.ch.
        @       IN      NS      ns2.eudns.ch.
        
        
        eudns.ch.         IN     A       107.189.3.192
        ns1               IN     A       168.119.106.52
        ns2               IN     A       168.119.106.52
        www               IN     CNAME   eudns.ch.
        

    Setelah saved, jangan lupa restart nsd dengan perintah systemctl restart nsd. Perhatikan contoh zone file di atas, domain eudns.ch yg saya gunakan sebagai contoh di sini saya arahkan ke ip webserver yaitu 107.189.3.192.

Selanjutnya, jangan lupakan langkah penting ini supaya ns1 dan ns2 bisa aktif dan digunakan sebagai dns. Yaitu login ke registrar dan daftarkan prefix ns1 dan ns2 beserta ip NSD untuk dijadikan custom nameserver.

Sedang cari VPS terbaik untuk project Anda?? Klik di sini!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here